Makan yang Baik dan Bersyukur

DR. H. Sutriyantono
DR. H. Sutriyantono

Konsep Kultum Tarawih 24 Ramadhan 1437 H (Rabu 29 Juni 2016) di Masjid Darussalam Taman Cimanggu Kota Bogor.
Oleh: DR. H. Sutriyantono

Judul sesuai dengan yang sudah ditetapkan oleh panitia : Makan yang baik & bersyukur

Assalaamu ‘alaikum warahmatullahi wabarokaattuh
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا, مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ, أَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

Jama’ah sholat tarawih rohiimakumullah,
Segala puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat , karunia dan nikmat yang telah diberikan kepada kita.
Solawat dan salam marilah kita sampaikan kepada Nabi besar Muhammad SAW.

Dalam Q.S An-Nahl ayat 114 Allah SWT berfirman :

‎فَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلَالًا طَيِّبًا وَاشْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

Maka makanlah makanan yang halal dan baik dari rezeqi yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya saja.

Makanan yang kita konsumsi sehari hari harus makanan yang halal dan baik untuk kesehatan tubuh kita.

Makanan yang halal telah ditentukan sesuai tuntunan syar’i baik al-Qur’an maupun as-Sunnah. Sedangkan makanan yang thoyib adalah makanan yang baik jika dikonsumsi oleh tubuh kita. Makanan yang halal belum tentu thoyib, setiap orang memiliki keadaan yang dapat berbeda dengan lainnya.

Daging kambing halal hukumnya, namun belum tentu thoyib jika dikonsumsi oleh penderita kolesterol darah tinggi. Emping, kangkung adalah halal, namun tidak baik jika dikonsumsi oleh orang yang punya penyakit asam urat, dlsb. Baik untuk seseorang tapi ternyata tidak baik untuk orang lain, dan sebaliknya. Makanan halal dan thoyib tidak dapat dipisahkan, melainkan satu rangkaian yang perlu diperhatikan

Dalam Q.S Al Maidah Ayat 88 Allah SWT berfirman :

‎وَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلَالًا طَيِّبًا وَا��َّقُوا اللَّهَ الَّذِي أَنتُم بِهِ مُؤْمِنُونَ

Dan makanlah makanan yang halal dan baik dari apa yang Allah telah rezeqikan kepadamu, dan bertaqwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.

Allah memerintahkan kita untuk memakan makanan yang halalan thoyyiban agar tidak membahayakan tubuh kita. Bahkan perintah ini disejajarkan dengan bertaqwa kepada Allah, sebagai perintah yang tegas dan jelas. Perintah ini juga ditegaskan dalam ayat yang lain, seperti dalam QS Al Baqarah ayat 168 :

‎يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ

Wahai sekalian manusia, makanlah yang halal dan baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.

Halal itu bukan sekedar halal makanannya, tapi juga dari sumber bagaimana mendapatkannya pun harus halal. Kalau sumbernya haram seperti korupsi, mencuri, merampok, dll, maka makanan yang dimakan pun meskipun sebetulnya (secara material) halal, namun tetap haram. Sebagaimana Nabi SAW berkata: Tiap tubuh yang tumbuh dari (makanan) yang haram maka api neraka lebih utama membakarnya. (HR. Ath-Thabrani).

Rasulullah SAW menyampaikan bahwa ada seseorang yang melakukan perjalanan jauh, rambutnya kusut dan wajahnya kotor penuh debu menadahkan tangannya ke langit seraya berseru: “Ya Robbku, Ya Robbku”, sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan dia diberi makan dari yang haram pula. Jika begitu bagaimana Allah akan mengabulkan doanya? (HR. Muslim).

Makanan yang baik dapat mempengaruhi pikiran dan aktivitas kita setiap hari nya. Begitu pula sebalik nya, makanan yang haram akan berdampak negatif pada tubuh dan pikiran kita.
Allah SWT juga memberikan kebebasan untuk kita menikmati makanan dan minuman yang ada di dunia ini selama tidak ada larangan syar’i yang melarangnya untuk dimakan.
Dalam Q.S Al Maidah Ayat 87 Allah SWT berfirman :

‎يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُحَرِّمُوا طَيِّبَاتِ مَا أَحَلَّ اللَّهُ لَكُمْ وَلَا تَعْتَدُوا إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.

Makanan yang diharamkan sesuai tuntunan syar’i dalam al-Qur’an antara lain adalah : babi, bangkai, darah, binatang yang disembelih selain menyebut nama Allah, khamer atau minuman yang memabukkan (QS Al Maidah : 3 & 4 ; QS Al Baqarah : 173 & 219 ; QS Al An’ am : 121 ; QS An Nahl : 67 ; QS An Nisa : 43 )

Sedangkan makanan yang diharamkan sesuai tuntunan syar’i dalam as-Sunnah antara lain adalah : daging binatang buas yang bertaring seperti anjing, kucing, harimau, dan sebagainya; daging keledai piaraan; shurad, kodok, semut, dan hud-hud. (Shahih Muslim No.3570 dan No.3583 ; HR. Ibnu Majah)

Meskipun makanan halal tapi jika tidak baik (thoyib), hendaknya tidak kita makan. Di antara kriteria makanan yang baik adalah: bergizi tinggi, makanan lengkap dan berimbang, tidak mengandung zat yang membahayakan, alami, masih segar, dan tidak berlebihan.

Dengan kita memakan makanan yang halal dan baik, diharapkan menjadi sumber energi yang dapat membantu kita untuk beribadah dan berbuat kebaikan lainya.
Dengan begitu makanan tersebut memiliki keberkahan dalam hidup kita.

Jama’ah sholat tarawih rohiimakumullah,
Banyak riwayat yang menyatakan bahwa Rasulullah SAW hanya pernah 2 kali sakit sepanjang 63 tahun hidupnya. Padahal saat itu, kondisi alam jazirah Arab sangat keras, ditambah lagi dengan aktivitas dakwah beliau yang sangat tinggi, dan banyaknya kegiatan fisik yang dijalani. Daya tahan fisik dan mental beliau luar biasa, tetap sehat dan bugar.

Agar tetap sehat dan bugar, sebaiknya kita mengikuti hal-hal yang sesuai dengan cara hidup sehat Rasulullah SAW sbb:

1⃣ Makanan dan minuman harus memenuhi syarat halal dan thayyib; makan dengan tenang, tumaninah dan tidak tergesa-gesa ; tidur dengan teratur; melakukan puasa sunnah selain puasa wajib; konsisten dalam ibadah khususnya sholat sehingga memiliki keterampilan yang tinggi dalam mengelola hati, pikiran dan emosi.

2⃣ Makan dan minum harus diawali doa dan diakhiri doa juga. Rasullulah SAW bersabda: “Jika seseorang di antara kamu hendak makan, maka sebutlah nama Allah SWT. Dan jika ia lupa menyebut nama-Nya pada awalnya, maka bacalah, ’Bismillahi awwalahu wa akhirahu’ (Dengan menyebut nama Allah SWT pada awalnya dan pada akhirnya).” (HR. Abu Dawud)
Rasulullah SAW juga bersabda:

“Sesungguhnya Allah SWT meridhai seorang hamba yang ketika makan dia mengucapkan Alhamdulillah. Dan apabila dia minum dia pun mengucapkan Alhamdulillah.” (HR. Muslim, Ahmad dan Tirmidzi)

3⃣ Islam melarang makan dan minum menggunakan tangan kiri. Rasulullah SAW bersabda: “Jika salah seorang diantaramu makan, maka hendaklah ia makan dengan tangan kanannya dan jika ia minum maka hendaklah minum dengan tangan kanannya. Sebab syaitan itu makan dan minum dengan tangan kirinya.” (HR. Muslim).

Kedua tangan manusia dapat mengeluarkan tiga macam enzim, namun konsentrasi di tangan kanan lebih banyak daripada tangan kiri. Enzim-enzim tersebut sangat membantu dalam proses pencernaan makanan. Makan menggunakan tangan terbukti lebih menyehatkan karena dalam tangan terdapat enzim RNAse yang dapat mengikat bakteri sehingga tingkat aktivitasnya sangat rendah ketika masuk bersama makanan ke saluran pencernaan tubuh.

Sebaliknya, jika manusia makan menggunakan (misalnya) sendok, tidak ada yang bisa menahan laju aktivitas bakteri yang terkandung, baik di makanan atau alat makan itu sendiri.

4⃣ Disunnahkan makan bersama yang akan menambah nikmat dan berkah, lebih banyak yang berkumpul maka banyak pula berkah nya.
Rasulullah SAW bersabda, yang artinya : “Makanan satu orang cukup untuk dua orang, dan makanan dua orang cukup untuk empat orang, dan makanan empat orang cukup untuk delapan orang.” (HR Muslim, Ahmad dan At-Tirmidzi).

Beliau juga bersabda, yang artinya : “Berkumpulkan ketika makan dan bacalah nama Allah maka Allah akan memberkati kalian dalam makanan itu.” (HR Abu Daud dan Ahmad).

5⃣ Rasulullah menasehati untuk bijak dalam segala hal, termasuk dalam makan agar tidak berlebihan.
Rasulullah SAW bersabda, yang artinya : “Sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk nafas.” (HR At-Tirmidzi, Ahmad dan Ibnu Majah)

6⃣ Islam melarang makan dan minum sambil berdiri. Dari Anas dan Qatadah, Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri, Qotadah berkata:”Bagaimana dengan makan?” beliau menjawab: “Itu lebih buruk lagi”. (HR.Muslim dan Turmidzi).

Penelitian membuktikan bahwa air putih yang kita minum saat duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan yang berada di ginjal. Sebaliknya, jika kita minum air putih dengan cara berdiri, maka air yang kita minum itu masuk tanpa disaring lagi. Air itu bisa langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan di saluran ureter. Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter maka hal ini bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal yang menyebabkan susah saat buang air kecil.

Makan dan minum berdiri secara terus-menerus dapat membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadinya luka pada lambung.

7⃣ Sebelum mengkonsumsi makanan berat dan berlemak, dianjurkan diawali dengan makan buah terlebih dahulu.
Hasil penelitian membuktikan bahwa makan buah terlebih dahulu dapat memancing getah lambung untuk segera mengeluarkan getah lambung yang akan membantu dalam proses pencernaan makanan. Enzim dari buah dapat membantu tubuh untuk mencerna karbohidrat, protein, dan lemak.

8⃣ Jangan meniup makanan / minuman di saat masih panas. Hasil penelitian menyatakan bahwa air panas (H2O) bertemu karbondioksida (CO2) yang dihembuskan oleh mulut akan menghasilkan persenyawaan H2CO3 atau asam karbonat. Jika asam karbonat ini masuk kedalam tubuh, maka bisa mengakibatkan penyakit jantung.

Terakhir adalah melakukan puasa untuk menjaga kesehatan.
Allah SWT berfirman dalam QS Al-Baqarah ayat 183 :

‎يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Wahai orang – orang yang beriman , diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kalian , agar kalian bertaqwa

Hasil penelitian terhadap orang yang berpuasa menunjukan pengaruh positif yang signifikan terhadap sistem kekebalan tubuh.
Ketika puasa kita juga dianjurkan untuk berbuka dengan kurma.

Dari hasil penelitian bahwa sepotong dari kurma yang dimakan mengandung air, zat gula, protein, dan serat serta mengandung kadar lemak yang rendah dan ternyata makan kurma dapat menghasilkan daya perlindungan tubuh dan membuat perisai pelindung sebagai ikhtiar perlindungan dari sihir dengan memakan 7 butir kurma. (Al Hadits)

Jama’ah sholat tarawih rohiimakumullah,
Menurut para pakar kesehatan bahwa penyakit itu sumbernya selain dari pikiran, kmd eksternal (a.l. virus), juga dari makanan/minuman. Jika kita biasa memakan makanan/minuman yang tidak halal dan tidak baik, lama kelamaan akan merusak berbagai bagian tubuh kita seperti usus, ginjal, dan hati. Selain merusak kesehatan juga melanggar perintah Allah SWT.
Dalam QS Al Baqarah ayat 173 Allah SWT berfirman :

‎إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنزِيرِ وَمَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ اللَّهِ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Sesungguhnya Allah SWT mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang
yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah.

Larangan makan daging babi :
Babi banyak mengandung parasit, bakteri, bahkan virus yang berbahaya, sehingga dikatakan sebagai reservoir penyakit.
Virus H5N1 yang ditularkan oleh babi pernah membunuh 700.000 orang di Hongkong (diberi nama Flu Hongkong)
Hasil penelitian dalam British Journal of Cancer dari peneliti Swedia menyebutkan konsumsi 14 ons daging babi olahan dapat menyebabkan peningkatan 19 persen resiko kanker pankreas.

Hasil penelitian ilmiah di Cina dan Swedia. menyatakan: “Daging babi merupakan penyebab utama kanker anus dan kolon”.
Larangan makan / minum darah :

Telah terbukti dalam penelitian bahwa darah merupakan sarang untuk perkembangbiakan dan pertumbuhan bakteri, sehingga akan dapat menimbulkan bahaya bilamana minum darah atau memasaknya, kadar protein yang terkandung dalam darah telah bercampur dengan zat yang beracun. Bahkan darah mengandung unsur karbon dioksida, sebuah gas yang mematikan, sebagaimana larangan memakan binatang yang mati tercekik, karena binatang yang mati “tercekik” akibat dari menumpuknya gas karbondioksida dalam darahnya yang menyebabkan kematiannya.

Larangan minum minuman keras :
Dalam QS Al Baqarah ayat 219 Allah SWT berfirman :

‎يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَإِثْمُهُمَا أَكْبَرُ مِن نَّفْعِهِمَا وَيَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنفِقُونَ قُلِ الْعَفْوَ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُونَ

Mereka bertanya kepadamu tentang khamar (segala minuman yang memabukkan) dan judi, katakanlah: “pada keduanya terdapat dosa yang besar, dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya”.

Dalam QS An Nisa ayat 43 Allah SWT berfirman :
‎يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَقْرَبُوا الصَّلَاةَ وَأَنتُمْ سُكَارَىٰ حَتَّىٰ تَعْلَمُوا مَا تَقُولُونَ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan.

Suatu penelitian yang dilakukan di Swedia menyatakan bahwa 29% dari seluruh kondisi pasien yang masuk rumah sakit di Swedia disebabkan oleh konsumsi minuman ber-alkohol.

Di Inggris antara 350.000 hingga 500.000 orang setiap tahunnya masuk rumah sakit karena ketergantungan pada minuman keras.
Berbagai penelitian ilmiah juga menegaskan bahaya minuman ber-alkohol terhadap liver, gangguan sistem saluran urine, sistem pencernaan, sistem aliran darah, sistem pernapasan, kelenjar telinga, sistem metabolism tubuh dan gangguan tubuh lainnya.

Jama’ah sholat tarawih rohiimakumullah,
Dalam H.R. Bukhari, Rasulullah SAW bersabda yang kandungan maknanya sbb :

Ni’mataani maghbuunanfiihimaa katsiiramminnaas , ashshihhatu walfaraagh .

“Ada dua ni’mat yang dilupakan oleh banyak orang yaitu kesehatan dan kesenggangan atau kesempatan”

Kesehatan dan kesempatan adalah dua nikmat yang begitu besar manfaatnya bagi setiap orang. Seseorang akan dapat melakukan aktivitas ibadah dengan sempurna, memperbanyak amal kebaikan dan giat menjalankan aktivitas yang bermanfaat jika ia mempunyai kesehatan yang baik dan punya banyak kesempatan untuk itu.

Kita bersyukur dapat berjumpa dan menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan ini dalam keadaan sehat, sehingga dapat melaksanakan ibadah puasa, sholat dan ibadah2 lainnya secara maksimal.

Dalam QS Ibrahim ayat 34 , Allah SWT berfirman :

‎وَآتَاكُم مِّن كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ وَإِن تَعُدُّوا نِعْمَتَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا إِنَّ الْإِنسَانَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ

Dan Dia memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu mohonkan kepada Nya , dan apabila kamu menghitung nikmat Allah maka niscaya tidak akan dapat menghitungnya, sesungguhnya manusia itu benar – benar dzolim dan mengingkari (terhadap nikmat Allah).

Kita tutup kultum pada kesempatan ini dengan HR. Muslim :
Manshooma romadhoona imaanan wahtishaaban ghufirollahu maa taaqoddamma mindzambih

(Barang siapa melaksanakan puasa Romadhan dengan iman dan mengharap ridhlo Allah maka akan diampuni dosa2nya yang telah lalu)

Baarokallahu lii walakum ….

Demikian kultum yang dapat kami sampaikan semoga ada manfaatnya, terimakasih atas perhatiannya , mohon maaf atas segala kekurangan.

Billahi taufik wal hidayah
Wassalamu ’alaikum wr. wb.

DR. H. Sutriyantono

Silakan share...